Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa Bulutangkis Putri Indonesia telah menunjukkan tanda-tanda kembali berjaya seperti zaman Susi Susanti, Mia Audina atau setidaknya menyamai prestasi Maria Kristin yang meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008 yang lalu. Namun, asa itu setidaknya kembali bangun melihat perjuangan Tim Uber Putri Indonesia saat menghadapi Tiongkok kemarin (23/5).
![]() |
| (Photo by: @INABadminton) |
Bermain di Bangkok, Thailand, Indonesia berhasil menciptakan skor 2-3 melawan Tiongkok. Apa yang istimewa dengan kekalahan 2-3 tersebut? usut punya usut, ini adalah pertama kalinya Tim Uber Indonesia berhasil mencuri 2 kemenangan atau lebih sejak terakhir kali mengalahkan Tiongkok 4-1 tahun 1996 yang lalu. Artinya sudah 20 tahun lebih Tim Indonesia selalu kalah berhadapan melawan Tiongkok dalam pertandingan beregu atau setidaknya tidak pernah meraih 2 kemenangan atau lebih. Waoww .... lama juga yaa. 😄😃
![]() |
| (Photo by: @INABadminton) |
Lama menanti perlawanan sengit Tim Uber Indonesia ketika berhadapan dengan Tiongkok, akhirnya kemarin tersaji di Impact Arena, Bangkok. Pertandingan sepertinya bakal berjalan seperti biasa, Tim Uber Tiongkok akan sangat dominan melawan Tim Uber Indonesia setelah tunggal pertama Fitriani kalah dua set langsung melawan Chen Yufei 10-21 15-21 disusul kemudian Ganda Putri terbaik Indonesia saat ini Gresyia Polli / Apriyani Rahayu juga kalah dua set langsung melawan Ganda nomor 1 Dunia Chen Qingchen / Jia Yifan 13-21 19-21.
![]() |
| (Photo by: @INABadminton) |
Ketika skor sudah 2-0, admin mulai berfikir mungkin ceritanya ga akan jauh beda lah yaa sama yang kemarin-kemarin ... kalah 0-5 atau paling bagus 1-4. Ternyata admin salah ... 😂😂 Partai ketiga mempertemukan tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melawan Gao Fangjie. Secara mengejutkan Jorji (sapaan akrab Gregoria Mariska Tunjung) berhasil memenangkan pertandingan dua set langsung 23-21 21-16. Mata admin yang udah hampir merem serasa bangun lagi. Jarang melihat tunggal putri kita menang lawan Tiongkok soalnya , hehehe .....
Partai keempat mempertemukan Ganda Putri Indonesia yang tengah naik daun Della Destiara Haris / Rizki Amelia Pradipta melawan Huang Yaqiong / Tang Jinhua. Namun sayang, Della / Rizki juga harus kalah sehingga peluang Tim Uber Indonesia mengalahkan Tiongkok jadi tertutup karena skor sudah 1-3. Artinya tinggal 1 partai saja tersisa. Della / Rizki kalah dua set langsung 21-16 21-16.
![]() |
| (Photo by: @INABadminton) |
Setelah dipastikan kalah, justru semangat tunggal Putri terakhir Indonesia Ruselli Hartawan tidak malah kendur. Melawan Juara Olimpiade London 2012 Li Xuerui, Ruselli tampil sangat gigih sehingga bisa menang rubber game 15-21 21-19 21-18. Ternyata, kemenangan Ruselli atas Li Xuerui tersebut menuai fakta mengejutkan yaitu Ruselli berhasil menghentikan 32 kemenangan beruntun Li Xuerui di turnamen beregu. Dan ini juga menjadi kekalahan pertama Li Xuerui atas pemain Indonesia sejak terakhir kali kalah dari Lindaweni Fanetri 2 Sep 2010. Waowwww, beri selamat untuk Ruselli ...lanjutkan perjuanganmu nak. FYI : Ruselli Hartawan baru berusia 17 tahun. Sebuah modal yang bagus untuk Bulutangkis Putri Indonesia khususnya di sektor tunggal.
(agent-pusink)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar